Kursi taman kayu memiliki banyak peminat. Tidak hanya karena nilai estetikanya, tetapi juga unggul dari segi ketahanan.
Kursi kayu kualitas tinggi tahan terhadap serangga dan rayap. Tidak mudah mengalami pembusukan, meskipun terpapar sinar matahari dan hujan. Ketahanannya yang kuat inilah, membuat kursi kayu memiliki stabilitas tinggi.

Kursi Taman Kayu sebagai Furniture Outdoor Pilihan
Furnitur taman berbahan kayu seperti kursi, seringkali ditempatkan di balkon atau teras. Kursi kayu memberikan kesan alami dan menyatu dengan lingkungan taman.
Memilih jenis kayu yang tepat sangat penting untuk daya tahan furnitur taman. Sebab, kursi kayu akan mengalami perubahan warna dan tekstur seiring waktu penggunaannya.
Perbandingan Jenis Kayu untuk Kursi Taman
Tidak semua jenis kayu bisa dijadikan sebagai material dasar kursi. Pemilihan jenis kayu untuk kursi bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan nilai lebih dari kayu itu sendiri. Supaya tidak salah pilih, berikut perbandingan jenis kayu untuk kursi yang umum digunakan.
Pertama, kursi kayu rotan. Kursi taman dari rotan asli dibuat dengan teknik anyaman tangan.
Serat rotan berasal dari pohon rotan. Seratnya memiliki kepadatan rendah, sehingga lentur dan mudah dibentuk.
Sayangnya, karena kepadatan yang rendah inilah, membuat daya tahan luar ruang kursi kayu rotan kurang baik, sehingga tidak cocok untuk taman tanpa kanopi atau atap. Anyaman rotan rentan terhadap kelembaban dan genangan air yang mempercepat kerusakan.
Kursi dari rotan asli, sebaiknya disimpan di tempat kering saat cuaca buruk atau lembab. Struktur anyaman menyulitkan perawatan rutin, sehingga membutuhkan usaha ekstra.
Kedua, kursi kayu eucalyptus. Eucalyptus adalah salah satu pohon perkebunan paling banyak dibudidayakan di dunia.
Kayunya memiliki serat berpola unik, kandungan minyak alami, dan resin tinggi. Sifat tersebut membuat eucalyptus stabil serta tahan terhadap hama.
Warna merah kecoklatan dan serat halusnya menarik secara visual. Namun, keindahan ini hanya bertahan dengan perawatan intensif.
Tanpa perawatan rutin, daya tahan kursi kayu eucalyptus akan berkurang. Paparan sinar matahari terlalu lama membuatnya mudah rapuh, sedangkan kelembaban berlebihan membuatnya mengembang.
Ketiga, kursi kayu jati. Jati adalah kayu paling tahan lama di luar ruangan. Dijuluki sebagai “kayu raja atau rajanya kayu” karena dapat bertahan lebih dari 25 tahun di luar ruangan.
Kayu jati tahan cuaca, tidak mudah retak, dan tetap stabil bentuknya. Kandungan minyak alaminya yang tinggi, membuat kursi kayu jati tahan serangga. Bobotnya juga lebih ringan dibanding kebanyakan kayu keras lainnya.
Dari ketiga jenis kayu untuk kursi tersebut, jati menjadi jenis kayu yang paling direkomendasikan. Sebab, kursi kayu jati cocok untuk semua tipe taman, memiliki tingkat keindahan dan ketahanan yang baik, serta tidak membutuhkan banyak perawatan.
Rekomendasi Produk Kursi Taman Kayu Buatan Lokal
Kayu cocok untuk berbagai desain kursi, mulai dari modern, Skandinavia, hingga klasik bergaya rumah pedesaan. Di Indonesia, sudah banyak desain kursi kayu outdoor yang menawarkan kualitas dan keestetikan.
Karena itulah, tidak perlu jauh-jauh pesan dari luar negeri. Berikut beberapa rekomendasinya.
1. Kursi Taman dari Duma XTC
Kursi taman dari Duma XTC memiliki tampilan natural kayu alami. Tersedia dalam berbagai pilihan warna dan ukuran. Warna yang paling populer adalah ebony.
Kursi taman Duma XTC ramah lingkungan. Selain itu, tidak mudah menyerap air, tahan rayap, dan tidak mudah lapuk.
2. Kursi Taman dari Kakor
Kursi taman Kakor memiliki ketahanan yang baik. Terbuat dari kombinasi kayu solid dan besi anti karat. Kursi taman dari Kakor cocok sebagai tempat duduk outdoor yang nyaman dan keawetannya terjamin.
Sebagai furniture outdoor, kursi taman kayu membutuhkan perawatan rutin untuk menjaga ketahanan, fungsi dan keindahannya. Terinspirasi dari channel YouTube Ana White, merawat kursi taman bisa dengan cara sederhana. Ketika warna kursi kayu mulai pudar, bersihkan dan beri lapisan stain tambahan. Jika ada sekrup kursi yang longgar, kencangkan kembali. Pastikan kaki kursi kayu tidak menyentuh tanah atau rumput secara langsung untuk mencegah penyerapan kelembaban dari bawah. /endah

Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.



