Pengertian Top Coat, Jenis Finishing dalam Pembuatan Furnitur Kayu

Posted on

Top coat adalah lapisan bening yang biasa digunakan untuk finishing, termasuk furnitur outdoor. Misalnya saja kursi taman. Karena finishing tersebut, tampilan maupun fungsi kursi jadi lebih optimal.

Baca Juga: Kenali Apa Arti Finishing dalam Proses Pembuatan Furnitur Outdoor

Pengertian Top Coat, Jenis Finishing dalam Pembuatan Furnitur Kayu
Top coat adalah salah satu jenis finishing yang bisa diterapkan saat membuat furnitur kayu. Foto: Istimewa

Pengertian Top Coat dalam Furnitur Outdoor

Top coat adalah tahap akhir saat proses finishing kayu dengan kandungan UV absorber yang bisa mencegah pemutusan ikatan lignin pada kayu. Penggunaan lapisan ini untuk pemanis sekaligus pelindung permukaan kayu. Furnitur pun jadi lebih indah dan tahan lama dalam menghadapi beragam kondisi lingkungan.

Top Coat Kayu Matte vs Glossy

Dalam proses finishing, top coat ada yang matte dan glossy. Untuk finishing kursi berbahan kayu, bisa memiliki keduanya dari banyak pertimbangan atau perbandingan.

Aspek Top Coat Matte Top Coat Glossy
Tingkat Gloss Level 10-20% 90%
Resistensi UV Umumnya lebih baik menyamarkan oksidasi Bisa terlihat retak/kusam jika terpapar panas ekstrem
Perawatan Mudah menyembunyikan debu/goresan Harus sering dilap karena bekas jari (fingerprint)
Hasil Akhir Alami, pori kayu lebih terlihat Mewah, elegan, pantulan cahaya tinggi

Top coat matte lebih recommended untuk kursi yang kerap terpapar cahaya alami. Hal ini karena akan memberi kesan alami yang lebih kuat. Begitu pula jika ada banyak cacat pada kursi kayu tersebut. Maka dari itu, top coat matte dengan metode pengaplikasian kuas cocok untuk kursi taman.

Setelah 3 bulan terpapar sinar matahari pukul 10.00 hingga 14.00 pun, kami mengamati bahwa lapisan matte pada kayu jati tidak menunjukkan gejala menguning (yellowing) secepat lapisan glossy. Lebih maksimal lagi jika top coat harus diaplikasikan ulang tiap 2 tahun sekali.

Berdasarkan pemaparan distributor produk kayu water based Cat Kayu, furnitur kayu yang kerap terkena sinar alami, baik itu indoor maupun outdoor, tidak cocok saat menggunakan lapisan glossy. Alasannya karena menampilkan kesan mirror like terlalu tinggi. Tampilannya jadi kurang menarik.

Glossy kurang praktis karena sifat reflektifnya menonjolkan degradasi lapisan akibat panas. Berbeda dengan matte yang lebih toleran terhadap oksidasi permukaan.

Sementara untuk top coat glossy, cocok diterapkan pada kursi indoor. Misalnya saja kursi kayu di dapur maupun ruang makan. Hal ini lantaran ruangan tersebut membutuhkan perawatan dan pembersihan secara berkala.

Baca Juga: Pengertian Kayu Kamper, Jenis Bahan untuk Buat Kursi Taman

Top coat adalah salah satu jenis finishing pada kursi taman yang bisa jadi pelindung tersendiri. Adanya finishing tersebut juga mampu menambah nilai estetika furnitur.

Ditulis Ahmad Khotep, owner furniture Jepara yang juga memiliki passion tersendiri di bidang ini lebih dari 5 tahun.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.