Karakteristik dan Kelebihan Bahan Stainless Steel untuk Pembuatan Kursi Taman

Posted on

Bahan stainless steel terbuat dari perpaduan karbon dan besi. Susunannya dari penambahan campuran kromium. Bukan hanya itu, ada juga paduan elemen lainnya seperti halnya mangan dan nikel. Dengan komposisi tersebut, material tersebut bisa untuk membuat kursi taman yang kokoh.

Baca Juga: Definisi Stainless Steel 304, Bahan Ideal untuk Produksi Kursi Taman

Karakteristik dan Kelebihan Bahan Stainless Steel untuk Pembuatan Kursi Taman
Bahan stainless steel adalah material unggulan untuk membuat kursi taman. Foto: Istimewa

Karakteristik Bahan Stainless Steel

Sebagai salah satu bahan andalan untuk membuat kursi taman, stainless steel memiliki karakteristik tersendiri. Berikut beberapa diantaranya:

  • Stainless steel tipe 304 yang sering digunakan untuk furnitur outdoor bersifat non-magnetik (austenitic). Sementara tipe Martensitic atau Ferritic bisa ditarik magnet.
  • Warna dasarnya berupa perak metalik atau silver keabu-abuan cerah.
  • Di dalamnya ada karbon minimal 0,15%, nikel 8% atau lebih dan kromium 16%–20% (ASTM A240).

Untuk struktur kursi taman yang kokoh, gunakan pipa stainless steel dengan ketebalan minimal 1.2mm hingga 2.0mm, tergantung pada beban desain.

Kelebihan Stainless Steel

Bahan stainless steel yang bisa untuk membuat kursi taman ini memiliki banyak kelebihan. Adapun beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.

  • Awet.
  • Tahan korosi.
  • Kuat.
  • Mudah dibersihkan namun hindari pembersih berbahan klorida (pemutih) karena dapat merusak lapisan pasif baja tahan karat.

Sayangnya, dalam pemaparan distributor produk stainless steel Naga Komodo menyebut stainless steel bisa menghitam. Tak lain karena kandungan kromium yang ada di dalamnya. Kandungan tersebut sebenarnya menciptakan lapisan oksida pelindung (Self-Healing Layer). Akan tetapi, saat dipanaskan terlalu tinggi (heat tint), lapisannya bisa teroksidasi. Pada akhirnya, muncul noda kecoklatan.

Jika diterapkan pada kursi taman, maka tampilannya akan tampak menghitam seiring berjalannya waktu (kerap terpapar terik matahari). Solusinya, bisa menambahkan powder coating Electropolishing atau grade 316 untuk ketahanan cuaca ekstrem. Penggunaan Electropolishing terkenal sebagai metode untuk menghilangkan kontaminan permukaan agar kursi tidak mudah kusam. Bisa juga dengan finishing mirror.

Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, kursi taman dengan finishing mirror memang mewah tetapi bekas sidik jari dan goresan halus dari kancing celana pengguna akan lebih cepat terlihat dibandingkan tekstur brushed (hairline).

Kursi Taman Stainless Steel 304 vs Besi

Tak sedikit yang beranggapan bahwa kualitas kursi taman dari bahan stainless steel dan besi itu sama, padahal beda. Dengan lama penggunaan yang sama, kursi taman stainless steel nyatanya tak berkarat. Beda dengan besi yang menunjukkan tanda karat di beberapa bagian kursi taman. Namun dari segi harga, cenderung lebih ekonomis bahan besi.

Baca Juga: Pengertian Besi Tempa, Ciptakan Kursi Taman Kuat Anti Karat

Bahan stainless steel memang bisa digunakan untuk membuat furnitur outdoor, termasuk kursi taman. Namun perlu merawatnya supaya tampilan dan kekuatannya tetap terjaga dengan baik.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.