Kenali Apa Arti Finishing dalam Proses Pembuatan Furnitur Outdoor

Posted on

Dalam proses pembuatan furnitur, termasuk untuk keperluan outdoor seperti area taman, pastikan memahami apa arti finishing dengan baik. Hal ini karena finishing bisa memperlihatkan bagaimana tampilan akhir suatu furnitur nantinya. Misalnya saja tampilan material kursi taman. Finishing yang tepat tentu saja menunjukkan tampilan kursi taman estetik dan pelindung dari UV maupun air hujan.

Baca Juga: Pengertian Kayu Kamper, Jenis Bahan untuk Buat Kursi Taman

Kenali Apa Arti Finishing dalam Proses Pembuatan Furnitur Outdoor
Apa arti finishing perlu dipahami, tak terkecuali dalam proses produksi furnitur outdoor. Foto: Istimewa

Mengenal Apa Arti Finishing

Secara garis besar, finishing ialah proses penyempurnaan akhir atau menyelesaikan suatu bangunan maupun benda dengan proses melapisi material. Kata finishing sendiri berasal dari bahasa Inggris “finish” yang artinya “akhir”.

Jenis Finishing pada Kursi Taman Kayu

Finishing bisa membuat tampilan furnitur, termasuk kursi taman, jadi lebih memanjakan mata. Hal ini bisa diterapkan pada berbagai jenis bahan, tak terkecuali kayu sekalipun. Akan tetapi, tentu jenis finishing yang diterapkan pada kursi kayu beda dengan bahan lainnya.

Untuk jenis finishing pada kursi taman berbahan kayu itu sendiri terbilang beragam. Adapun beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.

  • Melamin. Bisa pakai teknik finishing brush agar maksimal.
  • Marine Varnish. Jenis ini sangat bagus untuk menahan jamur.
  • Stain. Bisa mencegah retak akibat suhu ekstrem.
  • Lacquer. Lacquer membutuhkan waktu kering sentuh hanya dalam 15-30 menit, namun butuh 24 jam untuk pengeringan sempurna sebelum terpapar cuaca.
  • Oil Finishes. Biasanya menggunakan Teak Oil atau Linseed Oil yang sangat umum untuk kayu jati (material favorit kursi taman). Namun Oil Finishes butuh perawatan ulang (re-coating) lebih sering dibanding lacquer.
  • Shellac. Berasal dari sekresi serangga, memberikan kilau klasik tapi kurang tahan panas/alkohol dibanding lacquer).

Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan oleh tim Mebel Idola Furniture, kursi kayu tampak lebih mengkilap setelah finishing dengan warna walnut brown. Lalu saat menyentuh permukaan kursi, terasa halus di tangan.

Finishing Kursi Taman Lacquer vs Stain

Kursi taman bisa menerapkan finishing dengan lacquer atau stain. Finishing lacquer biasanya memberi tampilan glossy sekaligus sangat keras. Furnitur outdoor pun bisa lebih tahan terhadap aus maupun goresan nantinya.

Sayangnya, butuh keterampilan khusus untuk bisa mengaplikasikannya dengan baik. Hasil akhirnya, lapisan film yang dibentuk oleh lacquer memberikan proteksi tingkat tinggi terhadap kelembapan udara malam hari, menjaga dimensi kayu agar tidak mudah memuai (warping). Setelah terpapar hujan selama 3 hari, permukaan dengan lacquer juga terbukti tetap kedap air.

Sementara untuk finishing dengan stain, bisa menunjukkan tampilan atau warna alami material kayu. Hal ini karena pengaplikasiannya tak sepenuhnya menutupi serat kayu. Biasanya finishing ini juga ditambah varnish agar lebih estetik.

Baca Juga: Kenali Sifat Fisik Kayu yang Baik untuk Kursi Taman

Usai simak uraian di atas, tentu kini sudah tahu apa arti finishing. Dalam proses pembuatan furnitur, termasuk kursi taman, finishing sangatlah penting. Tanpa finishing, tampilan furnitur jadi kurang optimal atau terkesan biasa saja.

Ditinjau oleh Ahmad Khotep, owner mebel furniture Jepara yang juga memiliki passion tersendiri di bidang ini lebih dari 5 tahun.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.