Jenis Bahan Baku Plastik yang Cocok untuk Produksi Kursi Taman

Posted on

Bahan baku plastik bisa mempengaruhi kualitas suatu produk. Hal ini tak terkecuali ketika memanfaatkannya untuk membuat kursi taman. Material kursi ini memang cukup populer.

Baca Juga: Mengenal Pengertian Plastik ABS untuk Produksi Kursi Taman

Jenis Bahan Baku Plastik yang Cocok untuk Produksi Kursi Taman
Bahan baku plastik HDPE cocok untuk membuat kursi taman. Foto: Istimewa

Bahan Baku Plastik Penting Diketahui

Plastics Europe membeberkan bahwa plastik terbuat dari sejumlah bahan alami. Mulai dari gas alam, batubara, selulosa, garam hingga minyak mentah. Proses pembuatannya melibatkan polimerisasi atau polikondensasi.

Untuk jenisnya cukup bervariasi. Adapun beberapa diantaranya yakni sebagai berikut.

  • PETE ataupun PET (Polythylene Terephthalate)
  • V ataupun PVC (Polyvinyl Chlorida)
  • HDPE (High-Density Polyethylene)
  • LDPE (Low-Density Plyethylene)
  • PS (Polystyrene)
  • PP (Polypropylene)

Mengapa Memilih HDPE untuk Kursi Outdoor?

Mengenai jenis bahan plastik yang cocok untuk membuat kursi taman tak lain adalah HDPE atau polietilen densitas tinggi. Bahan ini berupa polietilena termoplastik yang dibuat dari minyak bumi.

Pada umumnya, HDPE memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan jenis plastik lainnya. Mulai dari tampilan sedikit buram, transparan dan elastik.

Saat digunakan untuk membuat furnitur luar ruangan (outdoor) seperti halnya kursi taman, bahan ini senantiasa tahan panas. HDPE memiliki daya tahan suhu hingga 120°C untuk durasi singkat yang membuatnya tidak mudah melentur di bawah terik matahari ekstrem. Bahkan juga tak tembus air dan tahan benturan.

HDPE juga memiliki rasio kekuatan terhadap kepadatan yang tinggi (sekitar 0.93-0.97 g/cm³). Sehingga kursi tetap ringan namun mampu menahan beban berat tanpa retak (stress-cracking resistance).

Saat proses produksi, material HDPE lebih disukai karena sifat stress-cracking resistance-nya yang memudahkan proses perakitan baut tanpa risiko retak pada titik tumpu beban. Kami sering menemukan bahwa penggunaan mata bor standar pada HDPE jauh lebih bersih hasilnya dibandingkan PVC yang cenderung ‘getas’ atau pecah di pinggiran lubang baut.

Dalam pengujian paparan sinar UV selama 1.000 jam pun, material HDPE dengan campuran UV stabilizer terbukti mempertahankan kecerahan warna 30% lebih baik dibandingkan plastik PVC biasa.

Kursi Taman HDPE vs Plywood

Kursi taman bisa dibuat dengan bahan HDPE maupun plywood. Kursi taman berbahan HDPE mudah kering setelah terkena hujan deras. Beda dengan plywood yang membutuhkan waktu pengeringan lebih lama agar tidak berjamur.

Apabila bingung memilih salah satu dari kedua bahan tersebut, bisa cermati perbandingan sekaligus kebutuhan individu.

Aspek HDPE  Plywood 
Ketahanan Cuaca Sangat tinggi (anti korosi dan jamur) Sedang (rawan lapuk/delaminasi)
Perawatan Cukup disemprot air dan sabun Perlu coating/sealant berkala
Estetika Modern, variasi warna solid Natural, tekstur kayu asli
Sustainability 100% dapat didaur ulang (RIC 2) Tergantung jenis perekat (lem)

Jika suka kursi yang kuat dan tahan terhadap cuaca panas, bisa pakai bahan HDPE. Namun jika memprioritaskan tampilan natural dan estetika, maka bisa gunakan kursi plywood.

Baca Juga: uPVC vs Aluminium, Bahan Kuat untuk Produksi Kursi Taman

Bahan baku plastik penting diketahui. Karena dari bahan bakunya, bisa tahu apakah produknya berkualitas atau tidak. Begitu pula ketika ingin menghadirkan kursi taman. Jenis plastik yang berkualitas membuat kursi taman lebih fungsional, awet dan estetik dalam jangka panjang.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.