Kayu solid adalah salah satu jenis bahan berkualitas yang bisa digunakan untuk membuat kursi taman. Kayu ini didapatkan dari berbagai jenis pohon. Mulai dari pohon jati, mahoni, sungkai, pinus, ulin, mindi dan masih banyak lagi. Saat ini pun material kursi tersebut kian banyak peminatnya.
Baca Juga: Ragam Hias Jepara Ciptakan Motif Ukiran Kursi Kayu Taman yang Estetik

Pengertian Kayu Solid
Kayu solid adalah jenis material kuat yang memiliki daya tahan tinggi sehingga awet untuk pemakaian jangka panjang. Biasanya kayu ini diperoleh dengan cara menebang pohon yang usianya sudah dewasa. Kayu ini juga biasanya memiliki ciri-ciri khas tersendiri sebagaimana uraian berikut.
- Struktur kuat tanpa ruang kosong di bagian dalamnya
- Kayu masih murni atau alami
- Memiliki pola serat kontinu yang tidak terputus (berbeda dengan laminasi/veneer)
Karena karakteristik tersebut, kayu solid bisa digunakan untuk membuat kursi atau bangku taman seperti halnya salah satu proyek jeparajatifurniture. Dalam proyek bangku taman berukuran 200×400 cm, tantangan terbesar bukan pada pemotongan, melainkan pada stabilitas dimensi. Kayu solid dengan ketebalan di atas 5 cm memerlukan proses kiln-dry suhu rendah yang lebih lama untuk mencegah honeycombing (retak dalam). Produsen memastikan kadar air (MC) berada di angka 12% sebelum masuk ke tahap finishing walnut untuk menjamin kursi tidak melintir saat terpapar matahari langsung.
Kursi Taman Kayu Solid vs Kayu Biasa
Kursi taman bisa dibuat dari kayu solid maupun kayu biasa. Agar lebih mudah membandingkan keduanya, cek poin berikut.
| Aspek | Kayu Solid (Jati, Ulin, Merbau) | Kayu Biasa (Albasia) |
| Ketahanan Cuaca | Tahan hujan dan panas terik. | Mudah melengkung atau pecah jika kena air. |
| Keawetan | Bisa bertahan 10-25 tahun lebih. | Biasanya hanya 2-5 tahun di luar ruangan. |
| Hama & Jamur | Memiliki minyak alami penolak rayap/jamur. | Rentan diserang rayap dan cepat berjamur. |
| Perawatan | Cukup di-oiling (minyak kayu) setahun sekali. | Perlu dicat ulang atau dilapisi polyurethane rutin. |
Kayu jati yang diletakkan di luar ruangan akan mengalami proses oksidasi menjadi warna perak keabu-abuan (patina). Ini adalah ciri khas kayu solid premium, bukan tanda kerusakan.
Perihal ketahanan kayu solid (khususnya jati dan ulin) dipengaruhi oleh kandungan teak oil atau silika alami. Kandungan teak oil dan silika ini berfungsi sebagai pengawet alami terhadap rayap maupun jamur laut (untuk ulin). Namun, pastikan memilih kayu jati/ulin dengan SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) karena terbukti legal dan berkualitas tinggi. SVLK adalah standar wajib Indonesia yang diakui secara internasional (VPA-FLEGT).
Baca Juga: Intip Perbandingan Kursi Taman Kayu Mahoni vs Jati
Kayu solid adalah salah satu jenis material andalan untuk membuat kursi taman. Hasilnya, taman jadi lebih estetik dan nyaman.
*Ditulis oleh Ahmad Khotep, owner perusahaan furnitur terkemuka

Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.



