Kayu Ulin vs Kayu Jati, Bahan Populer untuk Produksi Kursi Taman

Posted on

Kayu ulin vs kayu jati penting dicermati untuk tahu mana bahan yang baik dalam pembuatan kursi taman. Kedua material kursi tersebut memang sama-sama berkualitas. Kursi taman pun bisa awet dan fungsional.

Baca Juga: Pengertian Kayu Solid Sebagai Material Andalan Kursi Taman

Kayu Ulin vs Kayu Jati, Bahan Populer untuk Produksi Kursi Taman
Kayu ulin vs kayu jati bisa digunakan untuk membuat kursi taman. Foto: Istimewa

Perbandingan Kayu Ulin vs Kayu Jati

Saat ingin membuat kursi taman, bisa menggunakan kayu ulin maupun kayu jati. Jika membandingkan keduanya dari segi keawetan, keduanya sama-sama awet. Akan tetapi, kayu ulin memiliki kekuatan dan ketahanan jangka panjang yang lebih baik.

Berbeda dengan jati yang relatif mudah dibentuk, kayu ulin memerlukan mata bor dan pisau serut berbahan tungsten carbide karena tingkat kekerasannya yang ekstrem. Dalam pengalaman kami di workshop, memotong kayu ulin sering kali memicu percikan kecil pada gergaji biasa. Inilah mengapa penggunaan mata pisau tungsten carbide bukan sekadar saran, tapi keharusan.

Secara teknis pun, ulin masuk dalam Kelas Awet I dan Kelas Kuat I, menjadikannya material yang tidak memerlukan pengawetan kimia tambahan untuk menghadapi kontak langsung dengan tanah atau air.

Namun, dari sisi estetika jangka panjang, kayu jati unggul dalam stabilitas dimensi. Kandungan minyak alami pada jati mencegah kursi taman melenting (warping) saat terjadi perubahan suhu drastis. Hal ini sering menjadi tantangan pada penggunaan kayu ulin di area terbuka tanpa atap.

Poin seputar kayu ulin tersebut senada dengan review pengrajin yang memiliki reputasi tinggi mebeljepara. Untuk membuat furnitur kayu ulin tidak mudah dan harganya mahal. Namun untungnya bahan tersebut awet untuk penggunaan jangka panjang.

Dari segi tampilan, kayu ulin dan jati sama-sama memiliki nilai artistik tinggi. Kayu ulin warnanya coklat kemerahan sampai coklat gelap dengan tekstur lebih halus. Sementara kayu jati berwarna coklat muda kekuningan dan tekstur seratnya khas.

Ulin itu sendiri memiliki berat jenis rata-rata hingga yang membuatnya tenggelam di air. Sementara jati memiliki berat jenis sekitar hingga .

Detail perbandingan:

Aspek Kayu Ulin (Ironwood) Kayu Jati (Teak)
Kelas Awet / Kuat I / I I-II / II
Ketahanan Rayap Sangat Tinggi (Alami) Tinggi (Kandungan Minyak)
Stabilitas Cenderung retak rambut di cuaca ekstrem yang bersifat struktural/alami dan tidak mengurangi kekuatannya Sangat stabil, minim pemuaian
Pengerjaan Sangat Sulit (Butuh alat industri) Menengah (Bisa alat pertukangan standar)

Kunci Rahasia Pembuatan Kursi Kayu Ulin dan Jati

  • Dalam membuat kursi ulin, sebaiknya menggunakan baut stainless steel grade 304 karena keasaman kayu ulin bisa memicu korosi pada baut besi biasa.
  • Ulin (Eusideroxylon zwageri) adalah kayu yang pertumbuhannya sangat lambat dan statusnya dilindungi/rentan. Untuk itu, cari kayu ulin legal (biasanya ulin bekas bongkaran jembatan atau rumah tua).
  • Penuhi kewajiban dokumen SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) saat menggunakan ulin.
  • Kayu jati di luar ruangan akan berubah menjadi abu-abu (patina) jika tidak diberi teak oil.
  • Kayu jati yang digunakan pastikan sesuai standar SNI 7539.2:2010.

Baca Juga: Jenis Besi Hollow untuk Produksi Kursi Taman

Kayu ulin vs kayu jati memang bisa jadi andalan untuk membuat kursi taman. Hasilnya, taman jadi lebih estetik dan nyaman ditempati.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.