Kenali Sifat Fisik Kayu yang Baik untuk Kursi Taman

Posted on

Ada banyak sifat fisik kayu yang ideal untuk membuat kursi taman. Ketahui apa saja sifat tersebut supaya tak salah dalam memilih bahannya. Material kursi yang tepat bisa membuatnya awet, fungsional dan menarik.

Baca Juga: Pengertian Kayu Albasia, Jenis Bahan Ringan untuk Pembuatan Kursi Taman

Kenali Sifat Fisik Kayu yang Baik untuk Kursi Taman
Sifat fisik kayu yang bisa dijadikan kursi taman, salah satunya ialah memiliki corak serat indah. Foto: Istimewa

Sifat Fisik Kayu untuk Kursi Taman

Berikut ini adalah beberapa sifat fisik kayu yang baik untuk produksi kursi taman.

  •  Memiliki Kandungan Minyak Alami

Salah satu sifatnya yakni kandungan minyak alami (teak oil) serta kerapatan selnya baik. Dalam hal ini, pilihlah kayu jati sebab dibuat dari selulosa molekul. Selulosa tersebut terbentuk dari ikatan karbon, oksigen dan hidrogen.

Berdasarkan review Tentang Kayu, kayu jati juga memiliki kandungan wax. Saat membelah atau memotongnya, tercium bau khas dari kayunya. Bau tersebut perlahan memudar selang beberapa lama. Jati (Tectona grandis) itu sendiri masuk dalam Kelas Awet I-II dan Kelas Kuat I-II.

  • Corak Serat Indah

Pilihlah kayu yang sifat fisiknya memiliki corak serat indah. Hal ini membuat tampilan kursi taman jadi lebih menarik. Taman pun jadi tampak semakin estetik.

  • Keras dan Kokoh

Kursi taman bisa awet apabila memilih kayu yang keras dan kokoh. Hal ini membuat kursinya tak mudah lapuk meski di outdoor. Pastikan juga sudah sesuai SNI 7108:2017 untuk kursi taman bukan dari jati.

  • Stabilitas Dimensi Tinggi

Mengenai densitas atau kadar air (MC-Moisture Content) yang ideal untuk furnitur outdoor, kayu harus memiliki stabilitas dimensi tinggi. Hal ini agar tidak mudah melengkung (warping) saat terkena panas dan hujan. Kadar MC 12% sendiri memungkinkan kursinya bisa tahan hingga 10-15 tahun di luar ruangan.

Kursi Taman Kayu Jati vs Sonokeling

Kayu jati dan sonokeling memiliki kelebihan maupun kekurangan masing-masing yang bisa jadi pertimbangan dalam memilihnya. Dari segi kekokohan dan keawetan, kursi jati cenderung lebih kuat. Namun dari segi tampilan, sonokeling unggul (warna gelap/ungu). Sayangnya, sonokeling lebih sulit dikeringkan (kiln dry) dibanding jati. Standar kiln dry yang ideal untuk furnitur luar ruangan itu sendiri biasanya berkisar di angka 12%-15%

Baca Juga: Kayu Ulin vs Kayu Jati, Bahan Populer untuk Produksi Kursi Taman

Dari sini bisa kita ketahui apa saja sifat fisik kayu untuk membuat kursi taman. Kursi pun tetap fungsional di area outdoor.

Gravatar Image
Saya owner Furniture Pesona Jepara yang pernah menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Selain sebagai owner, saya juga memiliki passion tersendiri di bidang ini. Melalui web ini, saya siap bagikan informasi menarik seputar furniture, terutama kursi taman.